Friday, April 23, 2010

SMKN 1 PALU Gelar Perpisahan Siswa

PALU, MERCUSUAR-Meski kelulusan siswa belum diumumkan, pihak SMKN 1 Palu menggelar acara perpisahan, di Restaurant Maranu, kemarin (20/4).

Tema acara perpisahan siswa kelas 12 SMKN 1 Palu yakni 'raise your dream'. Dengan tema tersebut, diharapkan para siswa yang lulus dari SMKN 1 Palu, tetap semangat dalam mencapai cita-citanya.

Salah seorang siswa yang menghadiri acara perpisahan tersebut, Maryam Annisa mengaku, sangat berat untuk meninggalkan sekolah yang telah memberinya keterampilan itu.

"Sedih sekali, karena kami siswa kelas 12 harus meninggalkan sekolah ini. pokoknya semuanya tidak qakan terlupakan. Jujur, saya sangat berat untuk say good bye pada gugu, adik kelas, dan teman-tman saya,' ujar Icha, sapaan akrabnya.

Panitia penylenggara, Yasmin Zahiro mengatakan agenda perpisahan tersebut disiapkan oleh pihak OSIS sekolah itu, termaksuk anggaran ditanggung pihak sekolah dan OSIS.

Perpisahan itu, bertujuan agar para siswa tidak tegang ketika mendengar pengumuman.

"Acara ini menjadi rahasia kami, ini surprise terakhir untuk kakak kelas kami," ujar Yasmin.

Sumber MERCUSUAR, 21 April 2010

Komentar:
_Berita di ats adalah fakta hal ini bisa dilihat dari tanggal kejadian/pelaksanaan perpisahan SMKN 1 Palu tersebut yang dilaksanakan tanggal 20 April kemarin.
_Agenda perpisahan itu disiapkan oleh pihak OSIS sekolah tersebut , anggaran pun ditanggung pihak sekolah dan OSIS. Acara perpisahan itu diselenggarakan di Restauran Maranu 20 April kemarin dengan tema "raise your dream".Perpisahan itu sendiri bertujuan agar siswa tidak tegang saat mengengar pengumuman.
_Fakta itu disusun menjadi berita di mulai dari tempat pelaksanaan perpisahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan tema acara tersebut dan tujuan pelaksanaan acara perpisahan itu.
_Fakta itu perlu disampaikan agar bisa di ikuti oleh sekolah-sekolah lain di kota Palu karena umumnya acara perpisahan bisa mengurangi ketegangan siswa pada saat pengumuman pelulusan.
_Pelaksanaan perpisahan SMKN 1 Palu disampaikan/diberitakan melalui media cetak/koran.
_berita tersebut sudah sesuai dengan kaidah-kaidah komunikasi yaitu 5W=+1H dan memberi dampak yang positif kepada pembaca.

SMKN 1 PALU

Wednesday, March 17, 2010

tugas creative writing

WHO AM I

Saya itu orangnya kasar,cerewet, tomboi, saya sukanya warna hitam dan saya paling benci warna pink. Hobi ku tidur, baca komik dan nonton bola. Klub bola vaforit ku CHELSEA, dan pemain bola vaforit ku FRANK LAMPARD low tuk piala dunia nanti aku dukung inggris.

1. PARAGRAF DEDUKTIF
Kegiatan ultah panser biru yang ketiga bahkan mencapai klimaksnya.Ketika mereka menggelar jalan santai selupuh ribu peserta bahkan membirukan kota Semarang.Apalagi panitia telah menyiapkan doorprize besar besaran.Ada motor , TV , kulkas , VCD player , tape dan ratusan hiburan lainnya. – Kegiatan ultah panser biru yang ketiga adalah kalimat utamanya

2. PARAGRAF INDUKTIF
Sebelum kita makan,kita harus mencuci tangan terlebih dahulu.Makanan yang kita makan harus terbungkus,jangan sampai membeli makanan di sembarangan tempat.Apalagi ini musim lalat,harus dijaga betul tentang pilihan makanannya.Menjaga kesehatan memang sangat penting daripada mengobati. -Menjaga kesehatan memang sangat penting daripada mengobati adalah kalimat utamanya

Sunday, March 14, 2010

Tugas Filsafat Komunikasi

1. Jelaskan pengertian filsafat ?
Manusia mempunyai seperangkat pengetahuan yang bisa membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk. Namun penilaian ini hanya bisa dilakukan oleh orang lain yang melihat kita. Orang lain yang mampu memberikan penilaian secara objektif dan tuntas, dan pihak lain yang melakukan penilaian sekaligus memberikan arti adalah pengetahuan yang disebut filsafat.
2. Untuk apa orang belajar filsafat?
Menurut saya, kunci peradaban bermula dari filsafat yang berawal dari pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai kehidupan
3. Jelaskan Fungsi Filsafat Dalam Kehidupan ?
Pada umumnya dapat dikatakan bahwa studi filsafat semakin menjadikan orang mampu untuk menangani pertanyaan mendasar manusia yang tidak terletak dalam wewenang metodis ilmu-ilmu khusus. Jadi filsafat membantu untuk mendalami pertanyaan-pertanyaan asasi manusia tentang realitas (filsafat teoritis) dan lingkup tanggung jawabnya (filsafat praktis). Kemampuan itu dipelajarinya dari luar jalur secara sisitematik dan secara historis.
4. Sebutkan beberapa Ciri-ciri Berpikir Filsafat ?
• Konsisten; berpikir lurus/tdk berlawanan.
• Bebas & bertanggungjawab
• Kritis; tanggap thd persoalan yg berkembang
• Reflektif; mencerminkan pengalaman pribadi
5. Jelaskan pengertian filsafat menurut ahli?
Lewis White Beck (Filsafat ilmu membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan)

Wednesday, December 9, 2009

Tugas tekom sejarah perkembangan majalah

beberapa ahli, majalah didefinisikan sebagai kumpulan berita, artikel, cerita, iklan, dan sebagainya, yang dicetak dalam lembaran kertas ukuran kuarto atau folio dan dijilid dalam bentuk buku, serta diterbitkan secara berkala, seperti seminggu sekali, dua minggu sekali atau sebulan sekali. Ada pula yang membatasi pengertian majalah sebagai media cetak yang terbit secara berkala, tapi bukan terbit setiap hari. Media cetak itu haruslah bersampul, setidak-tidaknya punya wajah, dan dirancang secara khusus. Selain itu, media cetak itu dijilid atau sekurang-kurangnya memiliki sejumlah halaman tertentu. Bentuknya harus berformat tabloid, atau saku, atau format konvensional sebagaimana format majalah yang kita kenal selama ini.

namun sumber lain seperti Encyclopedia Americana menyebutkan, majalah dalam bentuk sebagai sisipan dari suratkabar sudah terbit sejak 1665 di Prancis, yakni Le Journal de savants. Majalah periodik ini berisi berita penting dari berbagai buku dan penulis, komentar seni, filsafat, dan iptek. Di Inggris, ada majalah Tatler yang terbit singkat tahun 1709-1711, demikian juga The Spectator (1711-1712). Gentleman’s Magazine sendiri lebih pas disebut sebagai majalah umum pertama yang tampil lebih modern, dan bertahan cukup lama hingga 1901.

diAmerika, majalah merupakan media cetak yang terbit belakangan setelah buku dan suratkabar. Hingga tahun 1800-an, tak satu pun majalah yang terbit sanggup bertahan lebih dari 14 bulan. Sampai tahun 1890, majalah-majalah terkemuka di Amerika seperti Harper’s, Century, dan Scribner’s ditujukan untuk kaum minoritas, yakni warga masyarakat yang kaya, agamawan, bangsawan, dan ilmuwan. Perubahan khalayak dari kalangan tertentu ke masyarakat luas, bagi majalah terjadi 50 tahun lebih lambat daripada koran. Isi majalahnya pun jauh dari selera, daya tangkap, dan kepentingan orang kebanyakan. Majalah-majalah yang beredar pada masa itu seperti Atlantic dan Harper’s masih penuh dengan artikel-artikel yang akan memusingkan orang kebanyakan.
masa ini, telah ada mesin cetak, kereta api, dan telegram untuk mengirim-menerima berita. Mesin-mesin cetak rintisan Guttenberg mulai berubah ke mesin cetak Columbia. Sampai 1825, media cetak di AS masih menggunakan mesin cetak silinder bertenaga uap yang hanya bisa mencetak 2000 eksemplar per jam. Penggunaan mesin silinder ganda hanya dapat menaikkan produksi dua kali lipat. Baru setelah mesin cetak putar tenaga listrik digunakan, koran-koran bisa mencetak 20.000 eksemplar per jam.

Tuesday, November 3, 2009

TUGAS TEKOM (TEORI DIFUSI DAN INOVASI )

Everett M. Rogers mendefinisikan difusi sebagai proses dimana suatu inovasi dikomunikasikan melalui saluran tertentu dalam jangka waktu tertentu dari para anggota suatu sistem sosial.
Difusi adalah suatu jenis khusus komunikasi yang berkaitan dengan penyebaran pesan – pesan sebagai ide baru, sedangkan komunikasi didefinisikan sebagai proses di mana para pelakunya menciptakan informasi dan saling bertukar informasi tersebut untuk mencapai pengertian bersama. Didalam pesan itu terdapat keermasaan ( newness ) yang memberikan ciri khusus kepada difusi yang menyangkut ketakpastian ( uncertainty ). Derajat ketidak pastian seseorang akan dapat dikurangi dengan jalan memperoleh informasi.
Unsur utama difusi adalah (1) Inovasi, (2) yang dikomunikasikan melalui salura tertentu, (3) dalam jangka waktu tertentu, (4) diantara para anggota suatu sistem sosial.
Inovasi adalah suatu ide, karya atau objek yang dianggap yang dirasakan oleh anggota suatu sistem sosial menentukan tingkat adopsi: (1) relative advantage (keuntungan relative), (2) compatibility (kesesuaian), (3) complexity (kerumitan), (4) trialability (kemungkinan di coba), (5) observability (kemungkinan diamati).
Relative advantage adalah sustu derajat dimana inovasi dirasakan lebih baik dari pada ide lain yang menggatinkaanya.derajat keuntungan tersebut bisa dihitung secar ekonomis, tetapi faktor prestasi sosial, kenyamanan dan kepuasan juga merupakan unsur penting. Compatibility adalah suatu derajat dimana inovasi diraskan ajeg atau konsisten dengan nilai – nilai yang berlaku, pengalaman dan kebutuhan mereka yang melakukan adopsi. Complexity adalah mutu derajat dimana inovasi dirasakan sukar untuk dimengerti dan dipergunakan. Trialability adalah mutu derajat dimana inovasi di eksperimentasikan pada landasan yang terbatas. Observability adalah suatu derajat dimana inovasi dapat disaksikan oleh orang lain.
Umumnya aplikasi komunikasi massa yang utama berkaitan dengan proses adopsi inovasi ( hal – hal / nilai baru ). Hal ini sangat relevan yang sudah maju. Kondisi perubahan sosial dan teknologi dalam masyarakat melahirkan kebutuhan yang dapat menggatikan metode lama dengan metode yang baru. Semua itu menyangkut komunikasi massa karena berada dalam situasi dimana perubahan potensial bermula dari riset ilmiah, dan kebijaksanaan umum yang harus diterapkan oleh masyarakat
Dalam pelaksanaannya, sasaran dari difusi inovasi adalah para petani dan anggota masyarakat peesaaan. Usaha – usaha difusi inovasi pertama kali dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1920-an dan 1930-an, dan sekarang menjadi program – program pembagunan di Negara sedang berkembang. Usaha – usaha ini tidak hanya berhubungan dengan masalah pertanian saja, tetapi juga dengan masalah kesehatan, dan sosial politik. Jauh sebelum ada pemikiran tentang pengujian pengaruh antarpribadi dalam riset komunikasi massa, usaha – usaha ini telah depraktikan oleh ahli sosiolog pedesaan dan agen – agen perubahan.
Everett M Rogers dan Floyd G. Shoemaker mengemukakan bahwa teori difusi inovasi dalam prosesnya ada 4 ( empat ) tahap, yaitu pengetahuan, persuasi, keputusan, dan konfirmasi.
1. Pengetahuan : kesadaran individu akan adanya inovasi dan pemahaman tertentu tentang bagaimana inovasi tersebut berfungsi.
2. Persuasi : individu membentuk sikap setuju atau tidak setuju terhadap inovasi.
3. Keputusan : individu melibatkan diri pada aktivitas yang mengarah pada pilihan untuk menerima atau menolak inovasi.
4. Konfirmasi : individu mencari penguatan ( dukungan ) terhadap keputusan yang telah dibuatnya, tapi ia mungkin berbalik keputusan jika ia memperoleh isi pernyataan peryantaan yang bertentangan ( McQuail, 1985: 61 ).

Saturday, October 24, 2009

SITUASI INDONESIA DAN ERA DIGITAL

Perkembangan teknologi digitalisasi sangat berpengaruh terhadap perkembangan jurnalisme. Jika di masalalu untuk sampai di ruang redaksi klise foto harus dikirim melalui jarak yang jauh dan masi membutuhkan waktu yang lama untuk di cetak di ruang yang gelap sekarang semua lebih mudah yaitu dengan menggunakan kamera digital handpone, banhkan komputer dan laptop. Setalah itu gambar bisa dikirim ke komputer untuk di cek kualitas gambarnya dan di tambahkan keterangan sebelum dikirim melalui jaringan internet ke seluruh dunia. Gambar di kirim ke komputer melalui bluetooth maupun dengan menggunakan kbel data gambar dapat pula di disan ulang sehingga dapat di tampilkan sebagi desai web dalam bentuk tampilan gerak.

Era digital jurnalisme juga lebih interaktif sebelumnya proses jurnalisme berlangsung searah dan kita harus percaya pada editor reporter dan fotogarafer dan menerima apa yang mereka sebarkan. Sekarang kita dapat dengan mudah mengomentari, mengkritik memberikan koreksi terhadap sebuah berita dan dengan hiperteks memungkinkan jurnalais menuliskan berita secara online yang multi deimensi. Jurnalis dapat pula membentuk berita secara berbeda, dan membiarkan pembaca mengambilnya menurut cara mereka sendiri. Surat kabar cetak di Indonesia sudah memiliki edisi online sejak akhir 90-an tampilan surat kabar online di internet yang pertama di Indinesia di rintis oleh harian republika dan terbinya republika online home edisi internet koran itu pada tahun 1995 sekarang hampir semua surata kabar sudah memiliki edisi online termaksud surat kabar lokal di daerah-daerah.